April 15, 2021

Keuntungan Menjadi Lulusan D3 Teknik Telekomunikasi!

4 min read

Banyak yang beranggapan bahwa kebutuhan pendidikan tinggi hanya bisa dipenuhi dengan lulusan tingkat sarjana (S1) yang notabene adalah akademisi.

Namun perlu dipertimbangkan bahwa saat ini pemerintah memiliki kebijakan untuk meningkatkan kompetensi keahlian melalui jenjang vokasi atau terapan (diploma) yang sedang gencar-gencarnya diimplementasikan dalam kurun waktu belakangan ini.

Peran pendidikan vokasi sendiri lebih mengedepankan aspek pendidikan dan pelatihan dalam hal kompetensi keahlian dengan konsep lebih banyak praktik dan diimbangi dengan keilmuan secara teori.

Dalam hal ini persentase perbandingannya adalah 60%-40%. Dengan konsep pengajaran seperti inilah, seringkali lulusan D3 lebih diperhitungkan dibanding S1 karena kemampuan menyesuaikan diri dan kompetensi keahliannya tepat sasaran dan dapat diandalkan.

Dan untuk menjawab tantangan kebutuhan lulusan D3 tersebut, Akademi Teknik Telekomunikasi Sandhy Putra Jakarta atau yang lebih dikenal dengan Akademi Telkom Jakarta mempersiapkan mahasiswanya untuk siap kerja dengan segudang kompetensi dan soft skill yang dilegalkan melalui sertifikasi dan pelatihan yang diselenggarakan di dalam kampus.

Fokus pada D3 Teknik Telekomunikasi Akatel Jakarta, yaitu menciptakan ahly madya yang siap kerja.
dan Kenapa harus teknik telekomunikasi??? simak alasannya.

Menurut Deputi Bidang SDM, Teknologi dan Informasi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Alex Denni mengatakan, seluruh negara di dunia tengah masuk ke era disrupsi. Sebagian besar kegiatan dilakukan dalam dunia maya, apalagi pandemi Covid-19 mendorong masyarakat melakukan aktivitas secara digital. Karena itu, kata dia, jenis-jenis pekerjaan yang bersifat rutin seperti administrasi dan transaksional sangat mudah digantikan dengan teknologi terbaru. Meski begitu, keberadaan teknologi juga diprediksikan akan menambah puluhan juta jenis pekerjaan baru, apa saja kah???

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, membeberkan sejumlah tantangan sektor ketenagakerjaan di era digital. Memasuki industri 4.0, Menteri Ida menyebutkan banyak jenis usaha dan pekerjaan yang tidak berkembang bahkan hilang.

Namun dibalik tantangan tersebut diatas, Industri Telekomunikasi yang menjadi akar pergerakan ekonomi semakin diminati dan menunjukkan eksistensinya.
“Kemanaker sendiri tahun 2017 telah melakukan kajian pasar kerja dan memperkirakan bahwa industri teknologi informasi dan telekomunikasi akan menjadi industri yang paling tinggi pertumbuhannya untuk beberapa waktu ke depan,” kata Menteri Ida dalam Kompasianival 2020, Jumat (4/12).

So, pastikan masa depan kalian setelah lepas dari seragam putih abu-abu semakin gemilang dengan pilihan terbaik dibidang Telekomunikasi, recommend banget ya di Akademi Telkom jakarta, Telkom kampus yang memang ahlinya di bidang Telekomunikasi.

Keuntungan Jadi Lulusan Teknik Telekomunikasi!
1. Lulusan D3 Teknik Telekomunikasi Siap Diserap Perusahaan Ternama
karena suka mempelajari tentang teknologi, jaringan komputer, atau tertarik memilih jurusan yang lebih condong ke networking, Akatel Jakarta bisa menjadi pilihan studi lanjutmu berikutnya.

Mulai dari CCNA yang merupakan sertifikasi jaringan untuk level tertentu, Akatel juga telah terdaftar sebagai Cisco Academy dan memiliki instruktur yang mumpuni.

Keahlian pendukung lainya seperti penguasaan bahasa asing juga menjadi prioritas bagi lulusan Akatel, karena nantinya akan diselenggarakan sertifikasi TOIEC (Test of English for International Communication) untuk mendukung mahasiswa dalam mencari pekerjaan.

Mahasiswa Akatel layak menempati posisi sebagai engineer di bidang Information and Communication Technologies (ICT) yang diperhitungkan oleh perusahaan, karena dalam proses pembelajarannya kampus ini dilengkapi dengan ruang laboratorium yang lengkap dan memadai, serta memiliki tim laboran yang kompeten.

Keterbukaan akses untuk berkolaborasi dengan Learning Center perusahaan plat merah seperti PT Telkom Indonesia Tbk. dan anak perusahaannya yang menjadi kiblat perkembangan teknologi telekomunikasi saat ini, juga semakin menambah deretan prestasi Akatel.

Tidak heran jika banyak perusahaan yang sudah request lulusan Akatel bahkan sejak masih berstatus menjadi mahasiswa, lho!

2. Melalui CDC Lulusan D3 Teknik Telekomunikasi Lebih Tepat Sasaran
Setelah melewati semester ke empat, mahasiswa Akatel mulai mengimplementasikan keilmuan yang diperoleh selama perkuliahan melalui kematangan dan pengalaman yang ditawarkan perusahaan melalui program internship atau magang.

Sejak pendiriannya, Akatel Jakarta telah dikenal memiliki komitmen yang kuat untuk menghasilkan tenaga siap pakai melalui kerja sama dengan para operator Telekomunikasi seperti: Nokia, PT. Telkom, Telkomsel, PT. Indosat, PT. Telkom Vision, PT. Huawei, PT. Lintas Arta, PT. First Media, PT. Indovision, PT. Ericson, PT. XLcomindo, Telkom Akses dll, dalam bidang praktik kerja lapangan, penelitian proyek akhir, dan kunjungan industri.

Bukan hanya menyiapkan karier mahasiswa saat program magang, namun calon lulusan Akatel Jakarta juga diberikan kemudahan lain yang diberikan melalui CDC (Career Development Center).

Melalui CDC ini, akan memudahkan serapan lulusan Akatel lebih tepat sasaran, lebih cepat dan lebih baik.

Lulusan Akatel dapat menyesuaikan bidang pekerjaan apa yang diminati, perusahan bonafit mana yang dituju, dan bisa jadi menyesuaikan jumlah nominal gaji yang dikehendaki.

Dan yang paling penting, semua proses rekruitasi tersebut dilaksanakan di lingkungan kampus Akatel Jakarta, lho, sehingga mahasiswa tidak perlu repot-repot mengunjungi perusahaan terkait, deh.

Perusahaan yang sudah menjalin kerja sama dengan CDC Akatel merupakan perusahaan-perusahaan besar dan terkemuka di Indonesia yang terbagi dalam sektor pekerjaan vital, seperti:

Telekomunikasi
Industri Penerbangan
Penyiaran atau Broadcasting
Perbankan
IT Engineer, IT Development, dll

Di luar itu, lulusan teknik telekomunikasi Akatel juga bisa masuk ke perusahaan apapun, karena biasanya tiap perusahaan membutuhkan ahli telekomunikasi sebagai tim support jika ada kendala dalam jaringan.

Lokasinya yang berada di Ibu kota negara menjadikan Akademi Telkom Jakarta dekat dengan industri pengguna lulusan ICT.

3. Masa Tunggu Kerja yang Singkat
Karena saat ini banyak perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan yang mencari lulusan D3 Teknik Telekomunikasi, maka sinergi positif keduanya terlihat dengan singkatnya waktu tunggu lulusan Akatel yang hanya memasuki dunia kerja dalam jangka waktu 0-2,5 bulan, lho! Semakin tidak diragukan jenjang kariernya, bukan?

Dunia telekomunikasi ke depannya akan terus berkembang. Keilmuan ini akan terus membuka peluang bagi kamu yang memiliki skill dan mampu bersaing.